|
Kiama, New South Wales
CATATAN RIYAN · SYDNEY & NSW · 2025–2026

Datang untuk belajar.Pulang membawa cerita.

Aku Riyan. Inilah hari-hari di antara kelas UNSW, teman baru, dan jalan panjang di tepi laut.

Lihat fotonya. Pilih kenangannya. Ikuti ceritanya.

11 bab perjalanan·425 foto & video·13 ide jalan kaki
DI UJUNG PERJALANAN

Sampai juga di hari ini.

Satu foto di podium. Begitu banyak orang di baliknya.

Celebrating Your UNSW Journey
Celebrating Your UNSW JourneyMenyampaikan completion speech sebagai Global Sponsored Student Representative di UNSW. Foto: Cassandra Hannagan.
CELEBRATING YOUR UNSW JOURNEY

Aku berdiri di podium.
Ceritanya milik banyak orang.

Di akhir studi, aku dipercaya menyampaikan completion speech sebagai perwakilan Global Sponsored Students di UNSW. Bagian perjalanan ini ingin kubagi denganmu.

YouTube · 9:24 · perlu internet

“We leave as family.”
Completion album previewCompletion album previewCompletion album previewCOMPLETION ALBUMToga, tawa, dan orang-orangnya.Buka 9 foto lainnya ↗
Di balik foto rapi, ada Hanisah
Di balik foto rapi, ada HanisahHanisah dari Singapura membantu merapikan dan mengganti perlengkapan saat sesi foto. Terima kasih, my favourite girl—di balik hasil yang rapi, ada teman yang ikut repot dengan hangat.
DI BALIK FOTO YANG RAPI

Terima kasih, Hanisah.

Ada teman yang ikut membantu mengganti dan merapikan perlengkapan selama sesi foto. Hal kecil seperti ini membuat sebuah perayaan terasa hangat: kita tidak menjalaninya sendirian.

Lihat bekal belajar yang ikut dibawa pulang ↓
YANG KUCERITAKAN HARI ITU

Dari ilmu, sampai alasan untuk pulang.

Buka pidato: lima bagian, satu perjalanan.+
01 · SUARA DI UJUNG PERJALANAN

Dengarkan. Atau duduk sebentar, lalu baca.

Lima bagian tentang apa yang sebenarnya ikut dirayakan hari itu. Pilih satu untuk membaca; tombol bertanda ▶ membuka video pada waktunya.

Yang dipelajari di Sydney tidak berhenti menjadi milik orang yang mendapat beasiswa.

BAGIAN 01 · VERSI BACA

Pengetahuan yang menjadi milik bersama

Aku ingin memulai dengan sebuah cerita. Pada 1967, diplomat Malta Arvid Pardo berbicara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang dasar laut di luar batas yurisdiksi nasional. Gagasan itu membawaku memikirkan inti perjalanan beasiswa ini: pengetahuan, pengalaman, dan kehidupan kampus yang telah kita bagi menjadi semacam warisan bersama.

Ini bukan hanya milik orang Vietnam, Indonesia, atau Australia. Pengalaman itu milik kita bersama. Dan apa yang kita bawa darinya akan ikut kembali ke negara-negara asal kita. Belajar di sini berarti memperoleh sesuatu yang nilainya bisa melampaui diri sendiri.

▶ Tonton bagian ini · 00:45 ↗

Versi baca ini disunting dan diringkas dari takarir otomatis, bukan naskah asli atau transkrip kata demi kata. Video menjadi rujukan utama.

File unduhan atau pratinjau dapat menolak pemutar YouTube. Jika itu terjadi, gunakan tautan YouTube di atas.

Pidato ini bergerak dari gagasan pengetahuan sebagai warisan bersama menuju pengalaman yang sangat pribadi: meninggalkan keluarga untuk studi, menemukan komunitas baru, lalu memikirkan apa yang harus dibawa pulang.

Pesisir hijau, udara bersih, dan laut yang sering kudatangi tidak berhenti menjadi pemandangan. Pengalaman itu ikut menyalakan keinginan untuk memakai bekal hukum demi lingkungan dan masyarakat di Indonesia.

Dengarkan pidatonya, atau ikuti versi baca di bawah. Keduanya membawa cerita yang sama.

Riyan at CoogeeCERITA DI BALIK PERJALANANDari tepian sungai, sampai ke Sydney.Tentang asal-usulku, keluarga, dan pesan ayah.+

Aku lahir di Kampung Deling, di tepian Sungai Kampar, Bangkinang. Masa kecil membawaku ke tepian Sungai Siak di Sungai Apit, lalu ke kota kecil Duri, Bengkalis. Masa SMA kujalani di Pekanbaru. Jauh sebelum mengenal pesisir Sydney, hidupku sudah bertumbuh bersama sungai, perpindahan, dan tempat-tempat yang mengajarkanku melangkah.

Kampung DelingSungai ApitDuriPekanbaruJakartaSydney

Jakarta menjadi tempatku terus tumbuh melalui STAN, Universitas Bakrie, dan Universitas Terbuka. Dari sana, perjalanan belajar ini membawaku menempuh Master of Laws di The University of New South Wales. Nama kampus yang dahulu menjadi tujuan akhirnya hadir sebagai kelas, bacaan, teman, dan hari-hari yang sungguh kujalani.

UNSW Law & Justice menempati peringkat 12 dunia dan pertama di Australia dalam QS World University Rankings by Subject 2025: Law & Legal Studies. Bagiku, kesempatan belajar di sana membawa tanggung jawab untuk menjalaninya sebaik mungkin.

Sumber peringkat QS 2025 ↗

Kesempatan itu kujalani jauh dari keluarga. Istriku mendukung langkah ini, sementara Alisha, putri kecilku, menunggu di rumah. Pertanyaannya tentang setahun tanpa bermain bersama ayah membuat jarak terasa sangat nyata. Ada waktu bersama yang kami lewatkan agar perjalanan belajar ini bisa dijalani. Karena itu, ketika kelak sampai di garis akhir, ada bagian pencapaian ini yang sejak awal sudah menjadi milik mereka.

Ayah telah wafat pada 2022. Namun pesannya tetap ikut kubawa ke mana pun langkah ini berlanjut:

Pergilah layari dunia ini, buat namamu di mana-mana negeri. Agar ketika kamu besar kelak, kamu kembali dan membangun negeri. Biarlah nasib badanmu baik dan orang-orang mendapat manfaat darinya kelak.

Makin jauh aku pergi, makin jelas arah pulang yang ingin kutuju: membawa ilmu yang bisa bekerja untuk orang lain. Di podium UNSW, perjalanan dari tepian sungai itu ikut hadir—bersama pesan ayah, dukungan istri, dan Alisha yang menunggu.

SEBELUM TOGA DAN PERPISAHAN

Ada hari-hari yang membuatku betah.

Getting to know the city.
The Rocks · Agustus 2025Belajar mengenal kota.↗
Beginning to find friends.
Sydney Harbour · Agustus 2025Mulai menemukan teman.↗
Following Zahra’s lead.
Hermitage · November 2025Ikut langkah Zahra.↗
CATATAN SYDNEY · 2025—2026

Pilih bulan. Buka kenangannya.

Mulai dari foto yang menarikmu. Setiap bulan punya cerita, orang, dan tempatnya sendiri.

ADA TEMPAT YANG INGIN KAMU SUSURI JUGA?

Pilih jalurnya. Aku akan mengantarmu ke cerita dan petanya.

Cara menikmati cerita ini

Mulai dari pidato atau langsung pilih bulan. Setiap bab punya menu cerita. Foto dan peta dapat diperbesar. Tombol ID / EN mengganti bahasa narasi, judul, dan penjelasan lengkap setiap foto.

Agustus–5 September 2026 · 62 foto perjalanan

Sampai bertemu lagi, Sydney.

Tentang bulan ini +

Agustus dan hari-hari terakhir sampai 5 September kutaruh dalam satu bab. Ada perjalanan yang masih ingin diulang, teman-teman yang ingin ditemui lagi, serah terima kepengurusan, dan akhirnya kamar yang harus dikosongkan. Setelah semua pamit itu, penerbanganku malah dibatalkan. Rupanya perpisahan pun punya jalannya sendiri.

1 / 19

GESER CERITA KE SAMPING ATAU PAKAI TOMBOL PANAH →

AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Lake Illawarra, lalu mencari laut di Warilla.

Lake Illawarra, sebelum perjalanan berakhir
Lake Illawarra, sebelum perjalanan berakhirMengunjungi Lake Illawarra. Di akhir masa tinggal ini, pesisir selatan masih memberi alasan untuk keluar dan melihat sesuatu lagi.
Di seberang Windang Foreshore Park
Di seberang Windang Foreshore ParkMenikmati sisi danau di seberang Windang Foreshore Park. Ada kesenangan ketika tempat-tempat yang dekat bisa dilihat dari arah berbeda.
Melanjutkan jalan ke Warilla Beach
Melanjutkan jalan ke Warilla BeachJalan menuju Warilla Beach. Rasanya masih ingin mengisi hari-hari terakhir dengan sebanyak mungkin langkah di pesisir.
Dari Elliott Park ke arah Warilla
Dari Elliott Park ke arah WarillaMelihat ke arah bagian selatan Warilla Beach dari kawasan Elliott Park. Air, daratan, dan laut bertemu dalam satu pandangan.
Masih di sisi Lake Illawarra
Masih di sisi Lake IllawarraSatu foto lagi dari kawasan di seberang Windang Foreshore Park. Menikmati tempatnya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Di akhir masa tinggal, aku masih menyisakan waktu untuk pesisir selatan. Lake Illawarra, sisi seberang Windang Foreshore Park, lalu Warilla Beach dan Elliott Park membuat tempat-tempat yang berdekatan itu terasa tersambung lewat perjalanan. Masih ada keinginan untuk melihat, sebelum benar-benar pulang.

Peta tempat lain dalam cerita

Acuan kawasan pesisir: Shellharbour City Council.

AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

White Rabbit Gallery: hari untuk melihat seni.

White Rabbit Gallery
White Rabbit GalleryMasuk ke White Rabbit Gallery. Di antara perjalanan pantai, senang menyempatkan diri melihat karya dan ruang pamer yang berbeda.
Satu ruang lagi di White Rabbit
Satu ruang lagi di White RabbitMasih di White Rabbit Gallery. Ada hal yang mengundang untuk dilihat lebih dekat sebelum berpindah ke bagian berikutnya.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Di White Rabbit Gallery, aku menyisihkan waktu untuk melihat karya dan ruang pamer. Ada rasa penasaran yang berbeda dari perjalanan pantai: kali ini, langkah berhenti di dalam galeri dan perhatian berpindah pada apa yang ditampilkan di sana.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Sea Cliff Bridge, mengikuti lengkung pesisir.

Sea Cliff Bridge, akhirnya dilihat sedekat ini
Sea Cliff Bridge, akhirnya dilihat sedekat iniMengunjungi Sea Cliff Bridge. Jalan yang mengikuti pesisir ini membuat perjalanan ke selatan punya pemandangan yang khas.
Berhenti dengan Sea Cliff Bridge sebagai latar
Berhenti dengan Sea Cliff Bridge sebagai latarSatu foto lagi di Sea Cliff Bridge. Rasanya menyenangkan ketika tempat yang menarik di perjalanan bisa benar-benar didatangi.
Menyusuri sisi Sea Cliff Bridge
Menyusuri sisi Sea Cliff BridgeMasih di Sea Cliff Bridge. Pesisir, jalan, dan tebing membuatku ingin melihatnya dari beberapa sudut.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Sea Cliff Bridge menjadi pengalaman pesisir tersendiri. Jalan, tebing, dan laut hadir bersama dalam pandangan yang ingin kulihat dari beberapa sudut. Menyenangkan ketika tempat yang menarik perhatian dalam perjalanan akhirnya benar-benar bisa didatangi.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Singgah di Captain Cook Bridge.

Captain Cook Bridge
Captain Cook BridgeSinggah di Captain Cook Bridge. Satu pemberhentian lain untuk menikmati air dan bentang kota dalam perjalanan.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Captain Cook Bridge punya tempatnya sendiri dalam album ini. Aku singgah untuk menikmati air dan bentang kota dari sekitar jembatan. Satu kunjungan yang berbeda, dengan kesempatan berhenti dan memperhatikan Sydney melalui sudut lainnya.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Wollongong, kali ini di depan stadion Illawarra.

Wollongong, di depan stadion Illawarra
Wollongong, di depan stadion IllawarraBerdiri di depan stadion Illawarra di Wollongong. Kembali ke kota yang sudah cukup sering mengisi album selama di Sydney.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Di Wollongong, aku berfoto di depan stadion Illawarra. Setelah beberapa kali mengunjungi kota ini, menyenangkan menemukan sudut yang berbeda dari pantai dan pelabuhannya. Foto ini menyimpan bagian lain dari kota yang cukup sering mengisi perjalananku.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Sekarang, kepengurusannya diteruskan cohort baru.

Bersama Chantrea Pol
Bersama Chantrea PolBersama Chantrea Pol dari Kamboja, Presiden UNSW AAS Society pada masa kepengurusan ini. Senang bisa menyimpan satu foto setelah banyak kegiatan yang dijalani bersama.
Satu foto lagi bersama Chantrea
Satu foto lagi bersama ChantreaMasih bersama Chantrea Pol. Menjelang masa kepengurusan berganti, orang-orang yang ikut menjalankannya menjadi bagian yang ingin kuingat.
Tongkat kepengurusan diserahkan
Tongkat kepengurusan diserahkanBersama UNSW AAS saat serah terima executive committee kepada cohort baru. Ada kepuasan melihat kegiatan yang pernah diurus kini diteruskan orang-orang berikutnya.
Old and new executive committee
Old and new executive committeePengurus lama dan baru UNSW AAS berkumpul. Terima kasih untuk kerja bersama selama ini; semoga kepengurusan berikutnya membawa banyak hal baik.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Bersama Chantrea Pol dan teman-teman UNSW AAS Society, tiba waktunya menyerahkan tanggung jawab kepada pengurus baru. Senang melihat pertemanan dan kegiatan yang pernah dijalani punya kelanjutan. Di sisi lain, serah terima ini juga mengingatkanku bahwa bagi kami, satu masa sedang sampai di ujungnya.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Merdeka di Maroubra. Tarik tambangnya juara!

Merdeka, bersama-sama di Maroubra
Merdeka, bersama-sama di MaroubraMerayakan Hari Kemerdekaan Indonesia di Maroubra. Jauh dari tanah air, tetap ada keramaian dan kebersamaan yang terasa akrab.
Tarik tambang, juara pertama!
Tarik tambang, juara pertama!Ikut tarik tambang di perayaan kemerdekaan Indonesia di Maroubra, dan menang juara pertama. Seru ketika perayaan jauh dari rumah tetap bisa sehidup ini.
Teman baru, terasa seperti keluarga
Teman baru, terasa seperti keluargaBersama teman-teman baru di perayaan Maroubra. Ada kedekatan yang bisa tumbuh meski pertemuannya jauh dari rumah.
Satu kebersamaan lagi di Maroubra
Satu kebersamaan lagi di MaroubraMasih bersama teman-teman baru. Merantau memberi kesempatan menemukan orang yang membuat suasana seperti keluarga hadir di tempat berbeda.
Bersama Denden di Maroubra
Bersama Denden di MaroubraBersama Denden saat perayaan kemerdekaan Indonesia di Maroubra. Senang punya foto bersama dari hari yang ramai dan menyenangkan ini.
Bersama Refa di Maroubra
Bersama Refa di MaroubraBersama Refa dalam perayaan kemerdekaan Indonesia. Satu pertemuan lagi yang ingin dibawa pulang melalui foto.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Hari Kemerdekaan Indonesia dirayakan di Maroubra, dan aku ikut tarik tambang sampai menang juara pertama. Di tengah keramaiannya, ada Denden, Refa, dan teman-teman baru yang terasa seperti keluarga. Jauh dari rumah, hari itu tetap punya semangat yang dekat sekali dengan Indonesia.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Ketika kita yang menyambut orang baru datang.

Menyambut T3 2026
Menyambut T3 2026Menyambut cohort baru UNSW Australia Awards Global Scholars T3 2026. Melihat mereka datang mengingatkanku pada awal perjalanan sendiri.
Sekarang, giliran menyambut yang baru datang
Sekarang, giliran menyambut yang baru datangMasih dalam penyambutan cohort baru. Semoga masa studi mereka juga dipenuhi kesempatan belajar, pertemanan, dan pengalaman yang baik.
Bertemu Farhan dari Pontianak
Bertemu Farhan dari PontianakBertemu Farhan, scholar baru UNSW Australia Awards Global Scholars T3 2026 dari Pontianak. Sama-sama Melayu—senang menemukan kedekatan seperti ini di Sydney.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Cohort UNSW Australia Awards Global Scholars T3 2026 datang, dan kali ini aku ikut menyambut. Rasanya seperti melihat awal perjalananku melalui orang lain. Di sana aku bertemu Farhan dari Pontianak: sama-sama Melayu, lalu langsung punya kedekatan yang menyenangkan untuk dibicarakan.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Barbecue terakhir sebelum graduation, di Coogee.

Barbecue perpisahan Indonesia Scholars di Coogee
Barbecue perpisahan Indonesia Scholars di CoogeeBersama UNSW Australia Awards Indonesia Scholars di Coogee Beach. Barbecue terakhir kami sebelum graduation—waktu untuk menikmati kebersamaan sebelum jalur masing-masing mulai berpisah.
Satu barbecue terakhir sebelum graduation
Satu barbecue terakhir sebelum graduationMasih bersama UNSW Australia Awards Indonesia Scholars di Coogee Beach. Makan, berkumpul, dan menyimpan satu foto lagi dari barbecue perpisahan sebelum graduation.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Bersama UNSW Australia Awards Indonesia Scholars, kami berkumpul di Coogee Beach untuk barbecue terakhir sebelum graduation. Setelah berbagi masa studi jauh dari rumah, senang masih punya waktu untuk menikmati kebersamaan ini. Ada perayaan yang ditunggu, dan ada keseharian bersama teman-teman yang akan segera berubah.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Menengok kampus dan moot court Western Sydney.

Menengok kampus Western Sydney University
Menengok kampus Western Sydney UniversityMengunjungi bangunan di kampus Western Sydney University yang kucatat sebagai ‘woman dorm’. Menarik melihat sisi lain kehidupan dan sejarah sebuah kampus.
Moot court di Western Sydney University
Moot court di Western Sydney UniversityMelihat moot court di Western Sydney University. Untuk mahasiswa hukum, ruang seperti ini punya daya tariknya sendiri.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Aku kembali mengunjungi Western Sydney University, melihat bangunan kampus yang kucatat sebagai ‘woman dorm’ dan ruang moot court-nya. Kunjungan kampus ini memberiku kesempatan melihat tempat belajar yang berbeda dari UNSW, dengan rasa penasaran sebagai mahasiswa hukum yang masih terus ingin mengenal.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Satu kenangan di pesisir bersama Sabel.

Bersama Sabel dari Filipina
Bersama Sabel dari FilipinaBersama Sabel dari Filipina di pesisir. Di antara perjalanan menjelang pulang, pertemuan dengan teman seperti ini juga ingin kusimpan sebagai bagian dari cerita Sydney.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Bersama Sabel dari Filipina, satu foto di pesisir menjadi bagian dari pertemanan yang ingin kuingat. Menjelang pulang, aku makin menghargai kesempatan berbagi waktu seperti ini—orang-orang yang dahulu belum kukenal kini ikut mengisi cerita selama di Sydney.

AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Bersama Sherry, dual PhD in Law.

Lost in translation · bersama Sherry
Lost in translation · bersama SherryBersama Sherry dari China, yang menempuh dual PhD in Law. Inilah momen yang kunamai ‘lost in translation’—satu kenangan bersama teman dengan perjalanan belajar yang istimewa.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Bersama Sherry dari China, yang menempuh dual PhD in Law. Menjelang akhir masa tinggal, aku ingin menyimpan pertemuan seperti ini: orang-orang yang datang dengan perjalanan belajarnya sendiri, lalu ikut menjadi bagian dari ingatanku tentang Sydney. Satu momennya kunamai ‘lost in translation’.

AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Beberapa pertemuan ingin dibuat sedikit lebih panjang.

Waktu bersama di akhir term
Waktu bersama di akhir termMenjelang completion, masih ada pertemuan yang ingin dijalani bersama teman-teman. Senang bisa duduk dan menikmati waktu yang tersisa.
Di meja yang sama, sebelum berpisah
Di meja yang sama, sebelum berpisahSatu kebersamaan lagi di akhir masa studi. Pertemanan membuat perjalanan jauh dari rumah terasa lebih dekat.
Pertemuan yang ingin disimpan
Pertemuan yang ingin disimpanMasih berbagi waktu bersama teman-teman di akhir term. Ada pertemuan sederhana yang terasa berarti karena tahu kebiasaan ini akan segera berubah.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Menjelang completion, aku kembali bertemu teman-teman Indonesia UNSW AAS, juga menyempatkan waktu bersama Aye dari Myanmar dan Solongo dari Mongolia. Ada hari yang tidak perlu punya agenda besar: bisa bertemu, duduk, dan berbagi waktu saja sudah menyenangkan. Terutama ketika tahu kebiasaan ini tidak akan berlangsung seperti semula setelah pulang.

AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Hadiah dan orang-orang yang membuat Sydney terasa dekat.

Mas Unggul, terima kasih untuk hadiahnya
Mas Unggul, terima kasih untuk hadiahnyaTerima kasih, Mas Unggul, untuk graduation gift-nya. Rasanya seperti punya adik sendiri selama menjalani masa studi jauh dari rumah.
Pamit pada keluarga Kemenkeu di UNSW
Pamit pada keluarga Kemenkeu di UNSWBersama teman-teman Kemenkeu di UNSW sebelum berpisah. Terima kasih sudah menemani dengan baik selama di Sydney.
Mizan, my best bro
Mizan, my best broBersama Mizan. Terima kasih untuk pertemanan dan waktu yang dibagi selama masa studi ini, bro.
Shristi, my sweet strong sista
Shristi, my sweet strong sistaBersama Shristi dari Nepal. Teman yang manis dan kuat, salah satu orang yang ingin kuingat dengan hangat dari perjalanan ini.
Ulun, my ocean expert
Ulun, my ocean expertBersama Ulun dari Lombok, my ocean expert. Senang menemukan teman yang punya pengetahuan dan perhatian dekat dengan laut yang sering kudatangi.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Mas Unggul memberi graduation gift, teman-teman Kemenkeu berkumpul untuk berpamitan, dan ada Mizan, Shristi, serta Ulun yang ikut membuat masa studi ini punya orang-orang istimewa. Terima kasih untuk kebaikan dan waktu yang dibagi. Rasanya pulang membawa banyak hubungan yang ingin tetap dijaga.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Ke selatan sekali lagi, ditemani Aye.

Gerringong, untuk pertemuan terakhir ini
Gerringong, untuk pertemuan terakhir iniPergi ke Gerringong sekali lagi. Menjelang pulang, beberapa tempat justru membuat ingin kembali sebelum benar-benar berangkat.
Stand like a man!
Stand like a man!Satu pose dalam perjalanan terakhir ke pesisir selatan. Sesekali, cukup menikmati hari dan berfoto dengan caraku sendiri.
Kiama, berdiri di sini lagi
Kiama, berdiri di sini lagiKembali ke Kiama. Masih menyenangkan berdiri di tepi air dan melihat pemandangan yang sudah berkali-kali membuatku terkesan.
Minnamurra, lagi dan lagi
Minnamurra, lagi dan lagiKembali ke Minnamurra. Pesisir selatan memang punya tempat-tempat yang sulit dicoret dari daftar tujuan untuk didatangi lagi.
Perjalanan terakhir keliling NSW bersama Aye
Perjalanan terakhir keliling NSW bersama AyeAye menemani perjalanan terakhirku berkeliling NSW. Terima kasih sudah berbagi begitu banyak waktu dan tempat selama di Australia, my best sista.
Kiama, the heaven of nature
Kiama, the heaven of natureSatu pemandangan lagi dari Kiama. Di antara tempat yang pernah kudatangi di Australia, yang ini tetap punya tempat istimewa.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Gerringong, Kiama, lalu Minnamurra. Tempat-tempat ini sudah pernah membuatku terkesan, tetapi menjelang pulang aku masih ingin datang lagi. Aye menemani perjalanan terakhir berkeliling NSW ini. Ada rasa terima kasih yang sulit dipisahkan dari pemandangannya, karena begitu banyak tempat juga kuingat melalui orang yang ikut hadir.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Newcastle terakhir, justru bertemu teman-teman baru.

Newcastle terakhir, bersama kawan-kawan baru
Newcastle terakhir, bersama kawan-kawan baruTrip terakhir ke Newcastle bersama teman-teman baru dari cohort UNSW AAS. Semuanya dokter—senang ketika menjelang pulang masih ada perkenalan yang menyenangkan.
Newcastle sebagai latar, sekali lagi
Newcastle sebagai latar, sekali lagiMenikmati Newcastle pada perjalanan terakhir ini. Kota yang sudah beberapa kali dikunjungi tetap punya pemandangan yang ingin disimpan.
Satu sudut Newcastle sebelum berangkat lagi
Satu sudut Newcastle sebelum berangkat lagiMasih dengan Newcastle sebagai latar. Ada tempat yang akan teringat bersama orang-orang yang menemani kunjungannya.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Ke Newcastle lagi bersama teman baru dari cohort UNSW AAS—semuanya dokter. Senang ketika waktu yang tinggal sedikit masih membawa perkenalan yang menyenangkan. Melihat pesisir yang pernah didatangi jadi terasa berbeda: kali ini ada orang baru, sebelum aku sendiri segera melanjutkan perjalanan pulang.

Peta tempat lain dalam cerita
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Allison mengusahakan satu pagi terakhir untuk berjalan.

Sebelum pamit, duduk bersama dulu
Sebelum pamit, duduk bersama duluSatu pertemuan lagi sebelum berpisah dengan Allison. Menyenangkan bisa menikmati waktu bersama tanpa harus segera membicarakan jarak yang akan datang.
Coastal walk pagi terakhir bersama Allison
Coastal walk pagi terakhir bersama AllisonAllison ingin menyempatkan coastal walk pagi ini sebagai kenangan terakhir. Terima kasih sudah mengusahakan waktu untuk satu perjalanan lagi sebelum aku pulang.
Saying goodbye to Allison
Saying goodbye to AllisonPamit pada Allison. Ada pertemanan yang membuat langkah pulang terasa membawa lebih banyak hal daripada saat berangkat.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Allison ingin coastal walk pagi ini tetap terlaksana sebagai kenangan terakhir. Aku senang masih bisa berbagi langkah dan waktu sebelum pulang. Setelah begitu banyak orang datang dan pergi sepanjang masa studi, kini aku juga perlu belajar mengatakan sampai bertemu lagi.

AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Pamit pada flat, lalu pada tempat-tempat yang disukai.

Pamit pada flat
Pamit pada flatUntuk terakhir kalinya, berpamitan dengan flat yang menjadi tempat kembali selama di Sydney. Kamar ini pernah menjadi bagian sangat biasa dari hari-hari—sampai tiba waktunya ditinggalkan.
Di depan pintu, sebelum benar-benar pergi
Di depan pintu, sebelum benar-benar pergiSatu foto terakhir bersama tempat tinggal. Rasanya berbeda melihat nomor pintu ketika tahu rutinitas di baliknya sudah selesai.
Lima hari terakhir, tinggal di hotel
Lima hari terakhir, tinggal di hotelPindah ke hotel untuk lima hari sebelum penerbangan. Masa tinggal di Sydney mulai berganti dari keseharian menjadi hitung mundur.
St Andrew’s Cathedral, tempat favorit di Town Hall
St Andrew’s Cathedral, tempat favorit di Town HallKembali ke St Andrew’s Cathedral, salah satu tempat favoritku di kawasan Town Hall. Senang masih punya kesempatan melihatnya lagi sebelum pulang.
Sebuah jeda sebelum pulang
Sebuah jeda sebelum pulangDuduk sebentar di tengah hari-hari terakhir. Setelah banyak perjalanan, kadang yang dibutuhkan memang hanya waktu untuk berhenti.
Waiting in the rain
Waiting in the rainMenunggu di tengah hujan. Di akhir perjalanan, bahkan jeda seperti ini ikut terasa sebagai bagian yang akan diingat.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Flat dikosongkan, lalu lima hari terakhir dijalani dari hotel. Aku kembali melihat St Andrew’s Cathedral di Town Hall, salah satu tempat favoritku, dan memberi ruang untuk jeda, kopi, serta menunggu di tengah hujan. Hal-hal yang biasa selama di Sydney kini terasa berbeda karena sebentar lagi tidak lagi menjadi rutinitas.

Lokasi dan petanya ↗
AGUSTUS–5 SEPTEMBER 2026

Sudah pamit pada UNSW. Lalu penerbangannya dibatalkan.

UNSW Mall stairs, untuk terakhir kali
UNSW Mall stairs, untuk terakhir kaliBerpamitan dengan UNSW di tangga University Mall. Kampus yang pernah menjadi tujuan kini menjadi tempat yang harus ditinggalkan.
Satu foto lagi sebelum meninggalkan kampus
Satu foto lagi sebelum meninggalkan kampusMasih di University Mall stairs. Rasanya ingin menyimpan lebih banyak dari yang mungkin ditangkap satu foto.
Di dekat perpustakaan, melangkah pelan
Di dekat perpustakaan, melangkah pelanBerjalan lagi di dekat perpustakaan UNSW. Tempat-tempat yang sudah terbiasa dilewati kini mendapat perhatian yang berbeda.
Pamit pada jalan yang sudah akrab
Pamit pada jalan yang sudah akrabMasih di dekat perpustakaan, mengucapkan selamat tinggal kepada kampus untuk terakhir kalinya. Terima kasih untuk hari-hari yang pernah diisi di sini.
Lalu, penerbanganku dibatalkan
Lalu, penerbanganku dibatalkanSetelah semua persiapan dan pamit itu, penerbanganku dibatalkan. Perjalanan pulang ternyata belum mau mengikuti rencana.

Geser foto ke samping · Klik foto untuk memperbesar ↔

Cerita di balik foto +

Aku kembali ke tangga University Mall dan jalan di dekat perpustakaan untuk mengucapkan selamat tinggal pada UNSW. Rasanya seperti melihat ulang keseharian dengan tahu bahwa ini yang terakhir. Setelah semua pamit dan persiapan itu, penerbanganku justru dibatalkan. Rupanya, sampai langkah pulang pun masih ada hal yang tidak bisa kurencanakan sendiri.

Lokasi dan petanya ↗
BEKAL DARI SYDNEY

Ilmu yang bertambah.
Diri yang ikut bertumbuh.

Di sela kuliah dan perjalanan, aku menulis, mengasah keterampilan, dan belajar mengambil peran bersama orang lain.

Di antara rak buku, rasa ingin tahu terus tumbuh.
MEI 2026 · ASAHI

Certified Legal Auditor

Saat jeda studi dan pulang ke Indonesia, aku juga menempuh sertifikasi CLA. Bekal akademik hukum ingin kuhubungkan dengan kebutuhan audit dan tata kelola yang kuhadapi dalam pekerjaan.

Catatan tentang CLA ↗
AGUSTUS 2026 · GOOGLE

Project Management Professional Certificate

Menyelesaikan Google Project Management Professional Certificate memberi bekal lain menjelang akhir studi. Belajar tidak hanya soal memahami persoalan, tetapi juga menata langkah agar sebuah pekerjaan bisa dijalankan bersama.

Lisensi & sertifikasi di LinkedIn ↗
MENULIS SELAMA PERJALANAN

Pertanyaan tentang Indonesia ikut menjadi tulisan.

Di sela kelas dan perjalanan, aku juga merapikan pikiran lewat tulisan. Ada hak masyarakat adat, toleransi digital, keuangan syariah, perdagangan satwa, dan perpajakan global. Tinggal di Sydney memberi ruang belajar; perhatian pada Indonesia tetap ikut bekerja.

Agustus 2025–Agustus 2026 · 3 artikel jurnal + 3 tulisan blog
20 Oktober 2025Journal of General Education and Humanities · 4(4)

Integrating Gamification, Digital Literacy, and Local Wisdom into a Framework for Strengthening Digital Tolerance in Indonesia

Aku menelaah bagaimana gamifikasi, literasi digital, dan kearifan lokal dapat disatukan dalam kerangka toleransi digital di Indonesia. Sebuah upaya menghubungkan ruang digital dengan kehidupan bersama yang lebih inklusif.

Baca artikel jurnal ↗
13 Desember 2025 · edisi 2026JUSTISI · 12(1), 104–120

Indigenous Perspectives at the Core: Addressing Legal Barriers to Sustainable Growth in Indonesia

Penelitianku menelaah pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat dalam pembangunan berkelanjutan. Pertanyaannya dekat dengan perhatian yang kubawa selama studi hukum: bagaimana pengakuan dalam aturan benar-benar berarti bagi masyarakat.

Baca artikel jurnal ↗
19 Januari 2026Bukhori: Kajian Ekonomi dan Keuangan Islam · 5(2), 11–22

Assessing Crypto-Zakat’s Legal and Sharia Validity in Indonesia’s Digital Economy

Kajian ini mempertemukan hukum, syariah, dan ekonomi digital melalui persoalan aset kripto serta zakat. Aku menelaah batas pengakuan hukum dan pandangan syariah, serta kebutuhan koordinasi kelembagaan dalam perkembangan keuangan digital.

Baca artikel jurnal ↗

Dari Bukan Aktivis

Tanggal mengikuti publikasi daring yang tertera pada halaman penerbit dan blog. Artikel JUSTISI terbit daring pada 13 Desember 2025 dalam edisi jurnal 2026. Pilihan ini terbatas pada periode Agustus 2025–Agustus 2026.

KegiatanPenyelenggaraNegara penyelenggaraTahun
Diversity Festival 2025: Resilience and Identity in a Complex WorldUNSW Australia Awards SocietyAustralia2025
Societal Impact of AI SymposiumUNSW IT bersama DSIEEAustralia2025
ICRR Seminar: Prof. Christopher FlemingUNSW Institute for Climate Risk & ResponseAustralia2025
Has Reformation Died?Asia Law and Policy Forum UNSWAustralia2025
SDG ShowcaseUNSW Division of Societal Impact, Equity & EngagementAustralia2025
Film Review and Discussion — Dirty Vote II O3Formula SydneyAustralia2025
Submarines and Underwater Maritime Autonomous Vehicles: New Wine in Old Bottles? — Prof. Natalie KleinLauterpacht Centre for International Law, University of CambridgeUnited Kingdom2026
ICRC & LCIL: Contemporary Issues in the Law of OccupationLauterpacht Centre for International Law, University of CambridgeUnited Kingdom2026
The Secret Life of the Legal Adviser: Strategies of International Law-Making — Prof. Michael ByersLauterpacht Centre for International Law, University of CambridgeUnited Kingdom2026
Athenia, or the Nuremberg Trial at Midpoint — Prof. Diane Marie AmannLauterpacht Centre for International Law, University of CambridgeUnited Kingdom2026
Implications of U.S. Foreign Aid Cuts and Reciprocal Tariffs for African Countries — A View from the Global South — Prof. Olabisi D. AkinkugbeLauterpacht Centre for International Law, University of CambridgeUnited Kingdom2026
Immunities of State Officials and Prosecutions for International Crimes — Where Does the Law Stand? — Prof. Dapo AkandeLauterpacht Centre for International Law, University of CambridgeUnited Kingdom2026
AI The Next Chapter: Your Future in Indonesia’s Evolving LandscapeAI Forum IndonesiaAustralia2026
ANZSIL Webinar: The Strait of Hormuz, UNCLOS and the Law of BlockadeAustralian and New Zealand Society of International LawAustralia2026
Hashtagging Genocide: Popular International Law in the Digital AgeUNSW Law & Justice dan ANZSILAustralia2026
Ministerial Discretion in Migration Decisions: Reflections on Asylum for the Iranian Women’s Soccer TeamANZSIL IHRL Interest Group WebinarAustralia2026
Human Rights and Contemporary Challenges in IndonesiaAliansi Gusar SydneyAustralia2026

Daftar kegiatan mengikuti catatan Riyan. Negara menunjukkan penyelenggara, termasuk kegiatan daring, bukan klaim perjalanan ke negara tersebut. Tanggal CLA mengikuti catatan pribadi; Google Project Management tercantum terbit Agustus 2026 pada profil publik LinkedIn.

Tampilan cahaya dapat diubah; foto asli tetap utuh.

Geser untuk menjelajah · Gulir / cubit untuk zoom · Esc untuk menutup